Selasa, 19 November 2013

Flow Control (Percabangan dan Perulangan)




Flow Control
(Percabangan dan Perulangan)
Flow control adalah bagian yang sangat penting dan tidak bisa dipisahkan di dalam semua bahasa pemrograman karena memiliki fungsi dan tugas utama, yaitu mengatur bagaimana baris-baris akan dieksekusi. Pada dasarnya, baris-baris program akan dieksekusi secara sekuensial (berurutan dimulai dari baris paling atas, kemudian ke baris berikutnya). Dengan adanya flow control, kita bisa mengatur baris program dieksekusi, baik berulang-ulang meloncat, maupun berhenti. Selanjutnya adalah pembahasa berbagai flow control yang terdapat dalam bahasa pemrograman C#.
 Pembahasan meliputi hal-hal berikut :
Ø  Kondisional  : if, if-else, Switch-Case
Ø  Pengulangan : while, do-while, for
Ø  Lain-lain : break, return, continue

Operasi Kondisional

  • *      If

Statement if digunakan untuk mengeksekusi sebuah blok program jika memenuhi kondisi tertentu. Umumnya, kondisi yang perlu terpenuhi harus bernilai true agar bisa mengeksekusi blok program. Berikut kita bisa melihat sintaks dan penggunaan if.
If (kondisi )
{
 ……………Statement……….
}
Kondisi merupakan ekspresi yang harus menghasilkan nilai bool (Boolean). Kemudian, jika kondisi bernilai true, maka statement di dalam blok akan dikesekusi, sedangkan jika kondosi bernilai false, statement di dalam blok tidak akan dieksekusi. Contoh dapat dilihat pada kode di bawah ini
Program diatas akan mengeksekusi blok if jika user memasukkan sebuah bilangan bulat, jika tidak maka tidak ada yang akan dieksekusi.
 Program if

Output :



  • *      If-else

Statement if-else digunakan untuk mengeksekusi blok program yang bisa menangani dua percabangan. Jika kondisi bernilai true, maka blok pertama yang akan dieksekusi, sedangkan jika kondisi bernilai false, maka blok kedua yang akan dieksekusi. Adapun struktur kode if-else dapat dilihat dibawah ini
if (kondisi)
{
…………..Statement1…………..
}
else
{
……………statement2…………
}
Apabila kondisi bernilai true, maka statement1 akan dieksekusi, sedangkan bila kondisi bernilai false, yang akan dieksekusi adalah statement2. Berikutnya, kita dapat melihat contoh program penggunaan blok if-else
Program diatas akan mengeksekusi blok pertama jika user memasukkan bilangan genap, sedangkan jika user memasukkan sebuah bilangan ganjil maka blok kedua akan dieksekusi.
Program IF_else

Output:





  • *      Switch-case

Statement switch-case berfungsi mengeksekusi blok program dengan membandingkan nilai suatu variabel sebagai pilihan dalam menentukan blok yang akan dieksekusi. Contoh sintaks dapat dilihat dibawah ini.
switch (variabel)
{
case nilai1 :
{
…….statement1……
break;
}
case nilai2:
{
……….statement2…………
break;
}
case nilain:
{
………..statement3………….
break;
}
default:
{
………..statement default……….
break;
}
}
Program Switch Case



Program diatas akan mengeksekusi blok program sesuai dengan masukkan dari bilangan bulan. Jika user memasukkan nilai 1, maka blok case 1 yang akan dieksekusi. Jika tidak ada nomor yang dimasukkan sesuai dengan nilai pada blok case, maka blok default yang akan dieksekusi.
Output:


Operasi Pengulangan


  • *      While

Statement while digunakan untuk mengeksekusi baris program dalam sebuah blok secara berulang-ulang (looping). Blok akan dieksekusi selama kondisi bernilai true. Berikut adalah sintask dan penggunaan while.
while (kondisi)
{
……….statement………..
} 

Program While


Program diatas akan mengeksekusi pemrograman visual sebanyak lima kali ke layar.
Output:



  • *      Do-While

Statement do-while digunakan sama seperti while, yaitu untuk mengulang eksekusi baris program. Yang membedakan blok do-while dengan while adalah pada do-while pengecekan kondisi dilakukan di akhir blok sehingga blok minimal dieksekusi satu kali. Sintaks penggunaan do-while dapat dilihat dibawah ini
do
{
………..statement………..
}
while (kondisi) 

Program Do_While



Output:



  • *      For

Statement for digunakan untuk mengeksekusi blok program secara berulang-ulang dalam range tertentu. Contoh struktur sintaks for.
for (inisialisasi;terminasi;increment)
{
…….statement………
}
·         Inisialisasi merupakan ekspresi yang dieksekusi pertama. Di dalam inisialisasi, kita bisa melakukan  deklarasi variabel dengan memberikan nilai awal yang dibutuhkan sebuah range, misalnya int a=1;
·         Terminasi merupakan ekspresi yang menyatakan kapan sebuah blok program akan berhenti diulang adau dengan kata lain, nilai pengecekan untuk akhir range, misalnya i<10;
·         Increment merupakan ekspresi yang akan dieksekusi setelah selesai menjalankan satu blok program dan merupakan nilai penambahan dari nilai inisialisasi, misalnya i++;
Program For



Output:



Latihan:
Buatlah suatu program, dimana dalam program tersebur kita bias mengetahui nilai terendah, tertinggi dan rata-rata
Skrip:



Output:



Rabu, 13 November 2013

tipe data dan operator



TIPE DATA
A.    Variabel
Variabel merupakan container yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai pada sebuah program dengan tipe data tertentu. Bahasa C# mengenal dua tipe variabel data, yaitu:
·         Tipeprimitif
Tipe primitive merupakan tipe dasar yang disediakan oleh bahasa pemrograman C# untuk nilai tertentu.Tipe primitive meliputi :


Tipe referens imerupakan tipe yang dikembangkan dari tipe dasar dengan tujuan memenuhi kebutuhan tipe data kompleks dengan mereferensi kesebuah nilai.Tipe referensi meliputi:
a.       Array
b.      Class
c.       Interface
d.      Delegate
Dibawah ini adalah Tabel perbedaan antara tipe primitive dan tipe referensi

B.     Tipe data Variabel
Ada beberapa aturan yang harus kita perhatikan dalam memberikan nama sebuah variable karena sangat berpengaruh dalam program yang akan dibangun, kalau kita salah memberkan nama variabel, maka program kita pasti akan error.
Pemberian nama variable dalam Bahasa pemrograman C# harus mengikuti aturan dibawah ini :
¨      Variabelharusterdiridarisederetankarakterunicode yang diawali oleh karakter huruf atau under score (_)
¨      Variabel tidak boleh berupa keyword, kecuali diawali @.
¨      C# Merupakan bahasa pemrograman bersifat case sesitif (artinya huruf Kapital dan huruf kecil dianggap berbeda) misalnya nama dan NAMA dianggap berbeda.
¨      Variabel harus unik dalam suatu scope
C.    Tipe Data Boolean
Dalam pemrograman C#, tipe data Boolean akan memiliki dua nilai, yaitu nilai true mewakili nilai benar sedangkan nilai false mewakili nilai salah. Tipe data Boolean dalam bahasa C# dikenal keyword bool.
Contoh :
Berikut adalah contoh pemrograman dari tipe data



Output :

OPERATOR
Dalam membangun ekspresi program, kita pasti membutuhkan operator. Bahasa pemrograman C# memiliki berbagai operator, di antaranya :
·         Operator Aritmatika
Sama halnya dengan bahasa pemrograman lain, C# menyediakan operator-operator aritmatika untuk manipulasi dan mengelola variable data numerik. Berikutnya, kita dapat melihat daftar operator aritmatika.
Tabel Operator aritmatika   
                                                     
·         Operator relasional
Sama halnya dengan bahasa pemrograman java dan C++, C# menyediakan operator relasional untuk memani pulasi perbandingan antara dua nilai sehingga menghasilkan nilai bool.  Dibawah kita dapat melihat daftar operator relasional.
Tabel Operator relasional


Contoh :
1.      Buatlah program dari operator aritmatika dimana terdapat penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan modulus
Skrip :


Output :


2.      Buatlah program menghitung luas segitiga
Program :

Output :